• 1

    Sep

    Ikut Jokowi Atau Nielsen ?

    Entah mendapat titipan dari mana atau memang karena kepedulian atas kualitas program televisi di Indonesia, Jokowi menyisipkan keresahannya atas tayangan televisi pada pidato kenegaraan 16 Agustus lalu. Bahkan Presiden Jokowi menyempatkan waktu mengundang sejumlah CEO media televisi di Istana. Sayangnya, meski ada dialog yang seru dalam pertemuan sekitar 1 jam itu, tidak terdengar risalah konkrit dari pertemuan tersebut. Kecuali pernyataan normatif bahwa intinya tayangan televisi harus bisa mencerdaskan masyarakat. Sebenarnya tak lama usai pertemuan Presiden Jokowi dan CEO Televisi itu, saya ingin segera menulis sedikit pandangan terkait kualitas televisi yang diramai diperbincangkan itu. Namun karena mood terganggu dengan kerjaan, pandangan yang hendak dituangkan tertunda-tunda. Persoala
  • 4

    Jun

    Koq Jadi Melow Karena PSSI ?

    Sejak FIFA menjatuhkan sanksi larangan bermain untuk tim dan klub Indonesia di pertandingan yang masuk dalam calendar FIFA, timbul pro dan kontra. Yang pro, intinya menjadikan sanksi ini justru sebagai titik pembenahan system persepakbolaan di Indonesia. Sementara yang kontra menyebut sebagai kematian sepakbola Indonesia, akibat campur tangan pemerintah melalui Kemenpora Imam Nahrawi. Buat saya, secara objektif, sanksi ini harus dilihat dari sisi positif. Jika kita melulu ‘berduka’ dan saling menyalahkan, akan semakin mengeraskan persepsi watak bangsa ini yang kerap meributkan perselisihan. Bukan menemukan jalan keluar terbaik. Buat saya, sebenarnya ini kesempatan Kemenpora Imam Nahwari untuk menunjukan kerjanya membenahi PSSI dengan sungguh-sungguh. Bukan tindakan politis.. A
  • 31

    Mar

    Karena Wudhu, Setan Tertinggal Di Luar

    (TRUE STORY) Sebenarnya pengalaman nyata ini sudah cukup lama ingin saya ceritakan. Bukan karena saya agak skeptis dengan dunia mistis - karena dalam Al Quran pun disebut tentang mahluk astral ini, tapi karena kesibukan dan sedang hilang mood, kejadian sekitar 8 bulan yang lalu ini urung saya kisahkan dalam blog ini. Untuk saya, dunia ‘mereka’ adalah dunia ‘mereka’ dan saya tidak perlu sampai harus terpengaruh yang bisa mengganggu saya. Saya masih ingat karena sesuatu hal, saya menyetir sendiri menuju lokasi shoting “[Masih] Dunia Lain” di kawasan Cikeas. Kebetulan pula lokasi program uji nyali ini tidak jauh rumah saya yang berada di Cimanggis - Cibubur. Meski gelap gulita, sepi dan memasuki perkampungan yang senyap sekitar Pkl. 2300 tidak ada rasa tak
  • 23

    Mar

    Kian Modar Karena (Pajak) Jalan Tol

    Cibubur, bukan saja telah kehilangan kabut tapi juga kehilangan jalan-jalannya yang lengang dengan kerindangan pepohon di kiri-kanan jalan. Ketika menetapkan pilihan tinggal di Cibubur pada tahun 1990, adalah sebuah kemewahan menikmati dua suasana yang langka di Jakarta. Kini banyak orang langsung menghela nafas panjang ketika harus bertandang di kawasan yang berbatasan dengan Bekasi dan Bogor tersebut. Yang terbayang cuma macet yang panjang. Sekitar 65 ribu mobil tiap pagi ‘keluar’ menuju jalan Tol Jagorawi. Bila dari arah Cileungsi, kepadatan sudah dimulai dari perumahan Citra Gran, berdesak-desakan hingga tol JORR dan tol dalam kota. Tidak sedikit yang masuk kerja pukul 07.00 WIB di pusat kota Jakarta sudah harus keluar rumah pada pukul 05.00 WIB. Jika terlambat saja sekita
  • 11

    Mar

    Tuhan, Tolonglah Indonesia

    Judul di atas seperti pertanda orang yang frustasi. Seperti orang yang putus asa. Tapi bukan keputus-asaan secara pribadi -itu yang agak menggembirakan-, tapi ketakutan apa yang tengah terjadi di Indonesia dalam 6 bulan belakangan ini. Meski bila menengok dari ketinggian tempat saya bekerja, seakan kehidupan berjalan lancar-lancar saja. Lalu-lintas yang macet, gedung-gedung tinggi berbaur dengan rumah dengan genteng yang kusam serta sesekali terdengar raungan sirene dan suara helicopter melintas di cuaca yang sedikit kelam. Mari kita mencoba untuk mengingat-ingat kembali apa yang menarik dari kondisi Indonesia dalam waktu Oktober 2014 sampai tulisan ini buat, 10 Maret 2015. Hal yang mudah diingat adalah ‘pesta’ kemenangan demokrasi pada tanggal 20 Oktober 2014. Seluruh elemen
- Next

Author

Follow Me