Pembaca, cukup lama saya tidak menulis lagi. Sampai-sampai ditagih terus oleh Fero, pengelola Blogdetik dan beberapa kawan, yang bilangnya pengen baca cerita-cerita ringan dibalik kotak ajaib yang namanya televisi. Memang hampir 20 tahun bekerja di televisi pasti ada cerita-cerita yang patut dibagikan kepada masyarakat. Dan menulis buat saya juga bisa menggerakkan kemampuan untuk berpikir dan menjadi salah satu obat untuk menghilangkan rutinitas. Ditemani musik dan rokok, yang baru dihisap jika tiba-tiba jari-jari berhenti menekan keyboard, membuat saya bisa sejenak melupakan pekerjaan.
Saya punya beberapa pengalaman terbaru. Seperti pengalaman ikut Rapat ASEAN SUMMIT dengan Presiden SBY. Saya punya pengamatan sendiri atas hal yang terjadi setelah 1 hari penuh mengikuti SBY (bersama Ibu Ani Yudhoyono). Atau, cerita seputar proses rekruitmen calon-calon karyawan yang dihitung-hitung sudah seratusan yang saya wawancarai. Tapi, hingga saat ini saya masih enggan menulis yang serius dibalik layar kaca.
Namun saya justru ingin mengisahkan cerita yang selalu membuat saya geli sendiri jika mengingat kejadian tersebut.
Read the rest of this entry »